Ternyata Melipat Uang Kertas untuk Mahar Bisa Diancam 5 Tahun Penjara Lho. Pakai Saja 5 Trik Ini untuk Menyiasati

Diposting pada

Ternyata Melipat Uang Kertas untuk Mahar Bisa Diancam 5 Tahun Penjara Lho. Pakai Saja 5 Trik Ini untuk Menyiasati

Pemakaian uang sebagai mahar

Mahar uang kertas

Selain seperangkat peralatan ibadah dan perhiasan, kebanyakan calon mempelai memilih uang sebagai mahar atau mas kawin untuk memenuhi syarat. Nah, agar tampak lebih cantik dan menarik, biasanya sejumlah uang ini dilipat dan disusun sedemikian rupa. Misalnya dengan dibentuk menjadi rangkaian bunga lengkap dengan vas yang kemudian disusun cantik diatas frame, ataupun dibentuk menjadi berbagai macam bentuk seperti masjid dan lain sebagainya.

Namun, tahukah kamu jika sebenarnya melipat-lipat uang (kertas) itu menyalahi aturan dalam undang-undang?

Advertisement

Dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011, khususnya pasal 35 berbunyi demikian: “Setiap orang yang dengan sengaja merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

Dari pasal tersebut jelas diatur bahwa mata uang sebagai simbol negara harus diperlakukan sebaik-baiknya. Dilipat-lipat, distaples apalagi sampai dicorat-coret dan dibentuk sedemikian rupa hingga berubah nilai kegunaannya merupakan tindakan yang nggak diperbolehkan. Tapi bukan berarti kamu nggak boleh menggunakan uang sebagai mahar kok. Untuk menyiasati agar nggak menyalahi aturan undang-undang, lakukan trik-trik yang telah Hipwee Wedding rangkum berikut ini.

1. Tanpa dilipat, kreasikan uang kertasmu dari bentuknya yang utuh menjadi sebingkai mahar menarik

Uang kertasnya biarkan utuh via www.jayantimalang.com

Boleh kok pakai uang kertas untuk dimanfaatkan sebagai mahar, tapi sebaiknya nggak dilipat-lipat. Asalkan pintar berkreasi, uang kertas dengan bentuknya yang utuh juga bisa jadi tampilan mahar yang menarik. Misalnya, menyusunnya rapi membentuk kipas dengan nominal yang telah disesuaikan. Menambahkan susunan mahar uang dengan hiasan kertas atau kain flanel yang dibentuk menjadi avatar sang mempelai, lengkap dengan nama dan tanggal menikahnya akan mempercantik tampilannya.

2. Menyiapkan mahar dalam bentuk uang logam juga nggak akan mengurangi kesakralan maupun nilai guna uangnya

Nggak kalah artistiknya via adr25.blogspot.co.id

Advertisement

Selain uang kertas, menggunakan uang logam untuk dihias menjadi sebuah mahar juga bisa jadi pilihan. Tujuannya nggak hanya untuk menghindari penyalahgunaan uang yang keliru saja, tapi juga menciptakan mahar uang yang nggak biasa. Meski uang logam hanya berbentuk bulat, nyatanya bisa ditata hinga menyerupai wajah sang mempelai seperti gambar di atas. Istimewa sekali, bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *