6 Bukti Sejarah Kalau ‘Cantik’ Itu Cuma Soal Konsep. Gempal dan Berkumis Tebal Pernah Jadi Primadona

Diposting pada

Nah kalau standar kecantikan ini beda jauh dengan apa yang kita kenal sekarang. Nyatanya konsep cantik itu memang tergantung anggapan masyarakat secara luas

Yang jadi rebutan banyak pangeran 🙁 via en.dailypakistan.com.pk

Di masa kerajaan Iran dipimpin oleh Nasser al-Din Shah Qajar, standar kecantikan perempuan kala itu benar-benar berubah total. Perempuan gemuk, beralis sangat tebal, dengan kumis yang juga tebal menjadi penanda kecantikan dan kemakmuran. Nasser al-Din Shah Qajar memiliki banyak selir yang ‘cantik-cantik’, tinggal di istana beserta putri yang juga menjadi rebutan banyak pangeran kala itu.

Idaman para penguasa Iran zaman dulu via en.dailypakistan.com.pk

Tubuh gempal, kumis dan alis tebal jadi penanda bahwa sang perempuan adalah perempuan terhormat yang tidak pernah bekerja kasar. Menurt Daily Pakistan, Nasser al-Din Shah Qajar memiliki hobi berfoto, ia juga seringkali mengabadikan selir-selir dan kehidupan sekitar istananya. Pada 1870 di Tehran, fotografer Rusia, Anton Sevryugin menyebarkan hasil karyanya ketika menjadi fotografer kerajaan Iran ketika itu.

Bukan hanya di masa lalu, sekarang pun sebenarnya masih banyak standar kecantikan yang bukan jiplakan model majalan atau artis televisi

Konsep kecantikan yang berbeda-beda memang seharusnya dapat diterima dan dihargai via www.jessekaplanphoto.com

Sementara orang Indonesia terus terobsesi untuk memutihkan kulit, ternyata banyak orang Eropa yang berniat menjemur diri di bawah matahari agar kulitnya nampak gelap. Standar tersebut saja sudah sangat berbeda antara Indonesia dan Eropa. Ada pula suku Kayan Lahwi di kawasan Burma dan Thailand. Mereka mengenakan kalung logam yang melingkar di leher mereka dan jumlah kalung yang mereka kenakan akan ditambah seiring bertambahnya usia. Suku Kayan Lahwi percaya bahwa perempuan dengan leher yang panjang akan nampak lebih cantik.

Peradaban yang berbeda memang seringnya membawa kita pada kebiasaan dan cara pandang yang berbeda. Nggak masalah kok kalau kalian berpenampilan tanpa meniru perempuan yang ada di televisi atau selebgram yang lagi hits. Karena kecantikan sejatinya konsep yang diciptakan manusia, nah kamu juga bisa dong mengonsepkan kecantikanmu sendiri!

Sumber: Hipwee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *