7 Hal yang Bikin Hidupmu Waras, di Tengah Tuntutan Kerja dan Menikah

Diposting pada

4. Waktu untuk melakukan kegiatan kesukaan. Meskipun hanya tidur seharian, paling tidak hal itu bisa meredakan beban pikiran

Tidur seharian~ via www.unsplash.com

Senin sampai Jumat, atau bahkan Sabtu, kamu gunakan untuk bekerja demi tegaknya pilar ekonomi pribadi. Hari Minggu adalah waktumu untuk balas dendam dengan melakukan kegiatan yang kamu sukai agar pikiranmu tak habis dengan memikirkan pekerjaan. Berolahraga sampai tidur seharian di rumah adalah salah satu caramu menjawa keseimbangan pikiran dan emosi diri. Meskipun besoknya kamu sudah harus kembali berjibaku dengan pekerjaan dan tuntutan hidup lainnya, paling tidak kamu bisa istirahat sejenak biar hidup sedikit lebih waras.

5. Melepas penat dengan nyanyi di karaoke atau kamar mandi, nikmat lain yang harus disyukuri karena membuatmu santai sejenak

Bebaskan pikiran dengan karaokean via www.tumblr.com

Suara pas-pasan tak buatmu patah arang untuk tetap menjadi penyanyi sehari. Itu semua bisa kamu lakukan untuk penghilang stres agar besok kamu nggak benar-benar gila. Baik menyanyi di karaoke dengan teman-teman senasib sepenanggungan di kantor atau sekadar jadi penyanyi dadakan di kamar mandi.

6. Daripada memikirkan kerjaan dan pernikahan yang bikin lelah ada baiknya kamu wisata kulineran biar perut kenyang dan hati senang

Perut kenyang, pikiran bisa tenang via www.unsplash.com

Ada sebuah ungkapan tentang perut yang kenyang bisa membuat pikiran seseorang tenang. Ungkapan tersebut bisa kamu gunakan untuk menyelamatkan hidup dari kegilaan rutinitas dan tuntutan. Setelah pikiranmu dihajar dengan pekerjaan dan masa depan, coba sedikit menepi ke warung makan kesukaan. Pesan makanan yang sudah lama ingin kamu cicipi, tapi selalu gagal karena minimnya waktu luang.

Sebuah jurnal dari American Public Health Assosiation menyebutkan bahwa makanan yang kamu konsumsi turut menyumbang kebahagiaan diri. Apalagi jika makanan tersebut mengandung cukup serat dan gizi. Tingkat stres akan tuntutan sehari-hari bisa terkurangi.

7. Biarkan diri sendiri berceloteh tentang deadline nikah dan kerjaan. Terdengar gila tapi ampuh mengurangi rasa geregetan di dada

Self reminder via www.unsplash.com

Jika penat dan lelah dengan tuntutan hidup yang ada, kadang melakukan self talk atau berceloteh sendiri bisa buatmu nggak tertekan lagi. Dengan membiarkan dirimu mengeluarkan keluh kesahnya, sedikit demi sedikit beban pikiran dan rasa geregetan di dada akan terkurangi. Berceloteh sendiri bukan berarti gila. Kamu hanya memberikan kesempatan pada diri sendiri untuk menyampaikan apa yang tidak bisa dikeluarkan saat berbicara dengan orang lain.

Pekerjaan, nikah dan tuntutan hidup yang lainnya memang kadang buatmu hampir gila. Otak sekecil ini dipaksa untuk memikirkan banyak hal dalam sau waktu. Agar masa produktifmu bisa lebih waras lagi, sesekali lakukanlah hal-hal di atas sebagai penyelamat diri. Tentu saja setiap orang memiliki cara untuk waras yang berbeda-beda. Namun nggak ada salahnya ‘kan dengan mencobanya?

Sumber: Hipwee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *