7 Hal Ini Dilakukan Cowok yang Berprinsip ‘Cukup Kenal, Langsung Lamar!’

Diposting pada

7 Hal Ini Dilakukan Cowok yang Berprinsip ‘Cukup Kenal, Langsung Lamar!’

Salah satu hal paling menggemaskan untuk usia kita sekarang adalah ketidakpastian. Terutama saat berkaitan dengan hubungan dan perasaan. Dia yang sudah bisa memberi kenyamanan, bisa diajak jadi partner ngobrol dalam berbagai kesempatan tentu kita harap bisa memberikan kepastian. Sayang, tidak semua lelaki lahir built up dengan keberanian untuk serius menjalani hubungan dengan gadis yang membuatnya merasa pulang. Beberapa lelaki masih bersembunyi di balik alasan ‘belum mapan, belum punya apa-apa kalau harus bertanggung jawab pada hidup anak orang.’

Hipwee sadar kalau sekarang makin sulit menemukan pria dengan mental baja. Dia yang tidak menjanjikan banyak hal. Dia yang mendekati hanya untuk mengenal, jika memang pas ya langsung lamar! Semoga ciri-ciri ini bisa membantumu menjaga hati supaya tidak patah lagi 🙂

1. Dia tidak pernah berjanji soal masa depan. Fokusnya itu sekarang

Fokusnya selalu sekarang via www.pexels.com

Berbeda dengan cowok-cowok lain yang sudah manis mengajakmu membayangkan bagaimana kalian akan menua bersama, bahasannya selalu lebih sederhana. Dia berusaha mengenalmu lewat makanan kesukaan. Menghapal kalau kamu tidak suka mie kuning saat pesan bakso. Mematikan musik blues kesukaannya waktu kamu sedang bekerja karena tahu kamu terganggu.

Cowok yang tidak berniat menyakiti dan memberi harapan palsu tidak akan memberi gambaran mengawang-awang tentang bagaimana kelak masa depan kalian. Terlalu banyak variabel yang bisa menggagalkan harapan soal masa depan itu. Saat ini dia hanya fokus untuk mendampingimu. Mengenal dirimu saat ini sedalam yang dia mampu.

2. Kamu tidak diperlakukan seperti barang yang sudah 100% dia miliki

Advertisement

You never owned via www.pexels.com

Oke, kalian memang berhubungan dekat. Bisa dibilang pacaran malah kalau mengikuti standar kids jaman now. Tapi sampai sekarang kamu tetap merasa bahwa hidup yang sedang kamu jalani adalah milikmu sepenuhnya. Keputusan-keputusanmu tetap cerlang tanpa harus khawatir pada penilaiannya. Sadar kalau egois sekali jika dia membatasi langkah wanita yang belum tentu mampu dia jadikan istri — selama ini dia hanya memberi masukan. Dia tidak memperlakukanmu seperti barang yang hak miliknya dipegang erat. Ruang gerakmu selalu luas saat di dekatnya karena dia menghargaimu sebagai manusia.

3. Dia romantis. Tapi tetap realistis

Dia romantis tapi tetap realistis via www.pexels.com

Bersama pria yang satu ini bukan berarti hidup akan sangat lurus tanpa kejutan manis. Keromantisannya nggak perlu lagi ditanya. Justru karena sadar bahwa dia harus menghargaimu sepenuhnya, dia berusaha mengingat momen-momen penting yang selama ini banyak pria lupa. Tapi entah bagaimana kebaikannya itu dibungkus dengan biasa saja. Tanpa harus berlagak pahlawan.

Semua yang dia lakukan meninggalkan kesan bahwa dia memang orang baik yang membuatmu merasa beruntung. Tapi dengan atau tanpa dia nantinya kamu yakin kalau kamu tetap bisa bahagia.

4. Sadar akan ketidakpastian, dia tidak pernah membuatmu bergantung

Kemandirianmu tetap dia jaga baik-baik via www.pexels.com

Tidak ada kewajiban saling mengabari atau antar jemput yang jadi standar hubungan masa kini. Selama berhubungan dia selalu menantangmu untuk tetap mandiri. Hanya karena sudah berdua bukan berarti kamu harus kehilangan kemampuan untuk bisa pergi ke mana-mana sendiri. Atau harus merasa tidak nyaman saat harus nonton bioskop secara solo karena dia sedang pergi.

Hubungan yang belum sah selalu penuh dengan ketidakpastian. Sebab itu dia tidak pernah berniat membuatmu kehilangan pegangan kalau-kalau kalian nanti memang tidak bisa bersisian.

5. Celetukannya soal kamu selalu jujur (bahkan kadang terlalu jujur)

Gemes sih. Tapi benar via www.pexels.com

Baru dia pria yang bisa dengan enteng bilang di depanmu, “Hmmm. Maaf nih ya. Tapi kok kamu berantakan banget ya?” sambil sibuk membereskan tumpukan kartu nama di samping jok mobil yang sudah tak tersentuh lebih dari 6 bulan. Celetukan-celetukannya selalu jujur, apa adanya, tapi benar. Toh dia tidak akan kehilangan apapun saat kamu ngambek atau merasa tersakiti. Kalau kamu tidak bisa menerima masukan berarti kamu memang bukan tipenya. Jika masukannya salah dan kamu punya argumen untuk melawan, maka kamu memang layak dipertimbangkan.

6. Jarak yang sehat untuk bernafas selalu berusaha dia adakan

You can always breath fine with him via www.pexels.com

Hubungan yang selama ini kalian jalani tidak pernah membuatmu merasa seperti hampir kehabisan nafas. Semua pas, sesuai takaran. Kamu tidak pernah mengeluh muak dengan mukanya yang itu-itu saja karena terlalu sering bertemu. Jarang ada momen kalian diam dengan awkward karena kehabisan bahan pembicaraan. Sampai hari dimana dia memegang tangan Bapakmu untuk mengucap akad maka kalian adalah dua entitas yang berbeda — begitu prinsipnya.

7. Hal-hal baik selama ini berusaha dia segerakan

Hal-hal baik terus dia segerakan via www.pexels.com

Bicara soal prioritas dia ini orang yang cukup jitu dalam mengatur skala hidup. Hal-hal krusial yang harus didahulukan sudah tercatat rapi dalam to do lists-nya. Tanpa harus diceramahi panjang lebar dia sadar kalau hidup adalah serangkaian proses kausalitas yang sebenarnya sudah bisa diprediksi. Kalau sekarang dia ogah-ogahan mengerjakan tugas, maka kelak dia bisa lulus lama. Saat dia lulus terlambat akan ada pencapaian hidup lain yang juga terhambat.

Prinsip itu terbawa dalam hubungan kalian. Jika ikatan ini sudah membawa kebaikan, kamu akan merasakan kalau dia mengusahakan. Dia akan berjuang jadi penyintas untuk menyegerakan.

Semoga kita semua dipertemukan dan didekatkan dengan cowok yang tidak pandai mengombang-ambingkan hati! Sampai orang yang tepat datang mari saling mendoakan supaya kita bisa terus menjaga diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *