7 Tips Biar Foto Traveling di Instagram Kamu Enak Dipandang. Lama-lama, Follower pun Berdatangan!

Diposting pada

Jangan sering menampilkan foto diri sendiri ataupun selfie alih-alih memotret tempat wisatanya. Follower males lihat wajah orang berulang-ulang, kecuali kamu cantik banget

duh, pak… via www.ensonhaber.com

Penyakit warganet yang satu ini harus mulai dikurangi sih. Banyak banget yang doyan selfie, lebih banyak dari foto tempat wisata yang didatangi. Bukan apa-apa sih, jujur aja ya banyak yang nggak minat follow orang yang cuma menampilkan diri sendiri melulu. Kalaupun ia traveling, yang dipajang foto dia bersama teman-temannya. Nggak ada sisi menariknya untuk orang lain. Mulai sekarang kurangi deh. Selfie-nya di IG Story aja.

Jangan lupa edit pake aplikasi yang sering digunakan oleh traveler, seperti VSCO dan Lightroom…

vsco cam via www.artifactuprising.com

Aplikasi edit foto maupun video nggak haram kok digunakan. Justru kamu harus menggunakannya jika ingin foto traveling kamu makin ciamik di Instagram. Aplikasi semacam VSCO, Lightroom, Snapseed atau yang terbaru Plotagraph bisa membantumu menghasilkan foto yang luar biasa. Dan jangan kaku dalam menggunakannya. Kamu boleh kok mengombinasikannya untuk edit foto. Misal edit dulu pakai Lightroom, lalu diedit lagi pakai VSCO lalu diedit lagi di Lightroom. Coba dulu deh ya!

Sisipkan caption yang inspiratif dan mencerminkan tempat wisata tersebut. Jangan alay dan terlalu panjang ya. Secukupnya saja!

Misteri Gunung Rinjani Selain terkenal dengan keindahannya, Gunung Rinjani terkenal dengan misterinya. Adalah Dewi Anjani yang selama ini dianggap menjadi ratunya di tatar Lombok. Konon sih Dewi Anjani berparas sangat cantik dan jadi penguasanya di sana. Apakah ada yg pernah berjumpa dengannya? . . Ada satu lagi misteri yang dialami oleh jomblo-jomblo yang mendaki Rinjani. Konon, ketika mereka mendaki, iseng-iseng lah mereka stalking IG mantan masing-masing. Tapi entah kenapa, ketika ada fotonya bersama pacarnya yang baru, jari-jari mereka seolah terpeleset ngasih tab 2 kali. Jadinya malah ngasih ‘love’. . . Apakah jawaban dari misteri ini? Ataukah ini kerjaan Dewi Anjani? . . Buat yg penasaran, yuk gabung aja Trip Jomblo Mendaki Rinjani 3, 16-20 Agustus 2017. Jomblo-jomblo bersatulah! #rinjani #explorelombok #jomblokerinjani #instatravel #lombokisland #pendakiindonesia

A post shared by Sociotraveler Indonesia (@sociotraveler) on

Caption ini penting juga. Foto kamu akan terasa punya makna jika ada cerita di baliknya. Bikinlah caption ala storytelling, alias bercerita tentang kisah yang bisa kamu ambil dari foto tersebut. Atau ada quote yang menarik dan bikin orang jadi menyimak foto hingga captionnya sampai selesai. Cobain deh…

Hastag penting digunakan agar fotomu mudah dicari. Percuma fotomu bagus tapi nggak bisa dicari dan dilihat banyak orang~

Buat tagar via www.linkedin.com

Hal terakhir dan paling penting adalah penggunaan hashtag atau tagar. Tagar digunakan agar fotomu dapat dikelompokkan dan tentu mudah untuk ditemukan. Misalnya kamu sedang berada di event Dieng Culture Festival 2017. Nah karena tagar yang digunakan adalah #DCF2017 maka fotomu akan mudah ditemukan jika menggunakan tagar tersebut. Jangan lupa, kalau kamu traveling, gunakan tagar terkait tempat itu, misalkan #explorejogja maupun #explorebali. Intinya sih biar foto kamu akan mudah dicari di Instagram.

Yuk mulai sekarang, perbaiki Instagram kita. Biar citra kamu-kamu semua makin bagus di sosial media. Kalau citramu bagus, ya rezeki bisa datang dari sana.

Sumber: Hipwee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *